AUTOINDO.ID, JAKARTA–Podium ketiga di Sirkuit Jerez menjadi titik penting dalam peta persaingan musim ini, sebelum akhirnya Pertamina Enduro VR46 Racing Team mengukuhkan diri sebagai salah satu tim paling konsisten di lintasan MotoGP. Hasil gemilang ini diraih melalui performa impresif Fabio Di Giannantonio pada GP Spanyol, Minggu (26/4), yang sekaligus mengantarkannya menembus tiga besar klasemen sementara.
Balapan di Circuito de Jerez, Ángel Nieto tidak dimulai dengan mulus bagi Di Giannantonio. Start yang kurang ideal sempat membuatnya kehilangan posisi, namun pembalap asal Italia tersebut mampu bangkit cepat. Konsistensi di pertengahan hingga akhir balapan menjadi kunci keberhasilannya mengamankan podium sekaligus mengoleksi total 71 poin musim ini.
“Saya sangat senang dengan performa yang kami tunjukkan, meskipun sedikit kecewa dengan kesalahan saat start. Tim sudah bekerja luar biasa, dan kami merasa seharusnya bisa bersaing lebih untuk posisi depan,” tutur Di Giannantonio. “Tentu saja ini tetap podium yang sangat bagus dan kami harus bangga. Kami juga berada di tiga besar klasemen dunia, itu luar biasa. Kami hanya perlu tetap fokus dan tetap rendah hati. Musim masih panjang, jadi mari terus bekerja seperti ini.”
Di sisi lain, Franco Morbidelli menghadapi dinamika berbeda sepanjang akhir pekan. Meski sukses mengamankan podium ketiga pada sesi Sprint, ia harus berjuang lebih keras saat balapan utama. Penyesuaian set-up yang dilakukan menghadirkan tantangan tersendiri, namun Morbidelli tetap mampu menunjukkan determinasi dengan beberapa manuver overtake penting hingga finis di posisi ke-12.
“Balapan hari ini lebih sulit, tetapi kami memang mencoba beberapa perubahan untuk memahami masalah grip belakang. Kami melihat peningkatan di lap-lap akhir karena ban sudah lebih aus dan motor menjadi lebih mudah dikendalikan serta lebih halus. Namun masih perlu meningkatkan performa di awal balapan,” jelas Morbidelli. “Ducati dan tim sedang bekerja untuk mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, hasil sesi tes Jerez sangat penting dan krusial.”

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, melihat capaian ini sebagai refleksi dari kekuatan kolaborasi tim. “Podium yang diraih Fabio serta kontribusi seluruh tim menunjukkan bahwa kolaborasi yang dibangun berjalan dengan kuat dan kompetitif. Kami melihat perkembangan yang positif, dan Pertamina Lubricants akan terus mendukung tim di setiap seri,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Team Manager Pablo Nieto yang menilai Jerez sebagai tolok ukur penting. “Fabio tampil sangat kuat di berbagai kondisi lintasan, dan hasil ini penting untuk menjaga momentum tim. Franco juga menunjukkan progres dalam memahami arah set-up, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu kami tingkatkan. Kami masih memiliki ruang untuk berkembang, dan sesi tes Jerez akan menjadi kesempatan penting untuk melangkah lebih jauh,” ujar Nieto.
Dengan performa yang terus menanjak, tim kini bersiap menghadapi seri berikutnya di Le Mans, Perancis, pada 8–10 Mei, setelah menjalani Official IRTA Test di Jerez.












