AUTOINDO.ID, MANDALIKA–Ajang balap turing nasional kembali mencatatkan sejarah gemilang melalui performa impresif yang ditampilkan oleh para punggawa lintasan tanah air. Gelar juara nasional turing paling bergengsi sukses diboyong oleh tim pabrikan terkemuka asal Jepang ini, memperlihatkan perpaduan sempurna antara ketangguhan mesin kendaraan dan kematangan strategi tim. Kompetisi penutup yang berlangsung ketat di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi saksi bisu atas dominasi mutlak yang ditunjukkan sepanjang musim balap tahun ini.
Keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi para pembalap di berbagai kelas yang dipertandingkan. Di kelas ITCR 1.200, Avila Bahar tampil trengginas mengamankan tahta tertinggi bersama kendaraan andalannya, didukung torehan positif rekan setimnya Andri Abirezky yang mengumpulkan 90 poin. Sementara itu, kelas ISTCR 3.600 dikuasai sepenuhnya oleh ketangguhan senior sarat pengalaman yang kembali membuktikan kapasitasnya di atas lintasan. Tak kalah membanggakan, pembinaan talenta muda melalui HRI Team Management membuahkan hasil manis lewat kesuksesan Ananda Zayn Neymar yang langsung menyabet gelar juara di musim debutnya, serta kerja keras Rachel Cia yang turut memperkuat fondasi masa depan tim.

Menanggapi pencapaian luar biasa ini, President Director PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka, mengungkapkan bahwa raihan lima gelar juara nasional ini merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus mencerminkan karakter Honda yang selalu berupaya menghadirkan performa terbaik melalui semangat menantang dan kerja sama yang kuat. Bagi Honda, dunia balap bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengembangkan teknologi, sumber daya manusia, dan budaya motorsport. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan balap nasional serta menghadirkan kegembiraan berkendara kepada lebih banyak orang.
Senada dengan hal tersebut, Direktur sekaligus pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar, menambahkan bahwa lima gelar yang diraih merupakan hasil dari konsistensi performa seluruh tim sepanjang musim, mulai dari persiapan kendaraan, strategi balap, hingga kerja sama para pembalap dan kru di setiap putaran. Kami juga melihat perkembangan yang sangat positif dari para pembalap muda melalui HRI Team Management. Gelar yang diraih Neymar serta kemajuan Rachel menunjukkan bahwa proses regenerasi berjalan dengan baik. Ke depan, kami akan terus menjaga daya saing tim sekaligus memberikan kesempatan dan pendampingan agar talenta muda dapat berkembang dan melanjutkan prestasi Honda di balap nasional.
Keberhasilan menyapu bersih berbagai kategori juara ini semakin mengukuhkan eksistensi pabrikan berlambang huruf H dalam melahirkan para juara baru. Dukungan kendaraan mumpuni yang diuji langsung di atas lintasan ekstrem membuktikan komitmen berkelanjutan dalam memajukan dunia otomotif nasional sekaligus menyiapkan generasi penerus yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.












