AUTOINDO.ID, BALI–Pariwisata Bali kini memasuki babak baru yang lebih ramah lingkungan seiring langkah strategis menghadirkan moda angkutan massal bebas emisi. Kehadiran sarana mobilitas modern ini merupakan buah kolaborasi lintas sektor yang diinisiasi oleh Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan bersama Global Green Growth Institute (GGGI). Kehadiran belasan armada ramah lingkungan di Pulau Dewata ini sekaligus mempertegas komitmen global dalam menekan laju perubahan iklim serta mendukung target pembangunan berkelanjutan di kawasan wisata berstandar internasional.
Dalam realisasinya, Hyundai Motor turut berpartisipasi dalam acara Peluncuran Bus Listrik dan Charging Station Hibah Proyek Bali E-Mobility dengan menyerahkan 11 unit bus County EV berukuran 8 meter hasil kerja sama strategis bersama karoseri lokal Laksana. Perusahaan otomotif global tersebut menyediakan platform kendaraan listrik andal, sementara perancangan bodi dikerjakan langsung oleh tangan-tangan terampil anak negeri. Proyek perintis ini tidak hanya mempercantik lanskap pariwisata lokal, tetapi juga menjadi model nyata sinergi internasional dalam membangun ekosistem transportasi hijau di Indonesia.
Keberhasilan proyek percontohan ini turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan penting, mulai dari jajaran kementerian pusat hingga perwakilan diplomatik. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Rachmat Pambudy, hadir bersama Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, serta Gubernur Bali, Wayan Koster. Hadir pula Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Muiz Thohir; Staf Ahli Menteri ESDM RI Bidang Perencanaan Strategis, Jisman Parada Hutajulu; Country Representative GGGI Indonesia, Rowan Fraser; serta Kim Young Shin selaku VP Commercial Vehicle Total Body Development Group, Hyundai Motor Company.

Menanggapi pencapaian penting ini, Chul Youn Park selaku Senior Vice President and Head of Global Commercial Vehicle and Light Commercial Vehicle Business Division at Hyundai Motor Company menyampaikan bahwa pihaknya merasa bangga dapat berkontribusi dalam mendukung transisi sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Bali melalui penyediaan bus listrik. Dengan pengalaman global dan kehadiran yang terus berkembang di Indonesia, perusahaan berkomitmen memperluas bisnis kendaraan niaga berbasis listrik di berbagai kota dan wilayah di Indonesia. Ke depannya, mereka akan terus mengembangkan peluang bisnis baru di kawasan Asia-Pasifik dengan mengandalkan kualitas produk dan dukungan operasional yang telah teruji.
Dukungan teknis yang menyertai armada berkapasitas 20 penumpang ini dirancang secara komprehensif untuk menjamin keandalan di lapangan. Setiap unit dibekali baterai berkapasitas 128 kWh yang sanggup menjelajah hingga sejauh lebih dari 200 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Guna memastikan performa optimal sepanjang masa operasional, pihak pabrikan juga memberlakukan program pemantauan khusus di lokasi secara berkala sejak hari pertama armada tersebut melayani masyarakat luas.












