AUTOINDO.ID, ZHENGZHOU–Di tengah krisis iklim dan tekanan terhadap sumber energi fosil, masa depan transportasi tidak lagi cukup dibicarakan di ruang konferensi atau lembar spesifikasi teknis. Ia harus diuji di dunia nyata—di medan licin, tanjakan ekstrem, pasir yang bergeser, dan lintasan air—tempat teknologi diuji bukan hanya untuk bergerak, tetapi untuk bertahan.
Gagasan itu terwujud di Sirkuit All-Terrain Zhengzhou, sebuah fasilitas yang menghadirkan pengalaman langsung bagaimana kendaraan listrik beradaptasi dengan kondisi paling menantang. Di sinilah Build Your Dreams (BYD)menempatkan teknologi New Energy Vehicle (NEV) sebagai bagian dari solusi transisi energi, bukan sekadar alternatif kendaraan konvensional. Diresmikan pada Agustus 2025, sirkuit seluas hampir 200 ribu meter persegi ini menjadi laboratorium terbuka yang menjembatani inovasi, edukasi, dan kesadaran lingkungan.
Setiap lintasan menyampaikan pesan yang sama: keberlanjutan harus dibarengi keandalan. Zona Low-Friction Ring menunjukkan bagaimana sistem kontrol elektronik menjaga stabilitas saat traksi nyaris hilang, sementara Kick-Plate memperlihatkan peran teknologi keselamatan dalam merespons situasi darurat secara real time. Di Dynamic Paddock, kecanggihan hadir dalam bentuk yang lebih dekat dengan keseharian—manuver presisi, parkir otonom, dan efisiensi berkendara di ruang urban yang semakin padat.
Uji ketangguhan berlanjut di Race Track dan Off-Road Park, tempat akselerasi dan distribusi torsi diuji hingga batasnya. Tantangan lingkungan ekstrem juga disimulasikan melalui Indoor Sand Dune, lintasan pasir dalam ruang tertutup yang diakui Guinness World Records, serta Wading Pool yang memperlihatkan ketahanan sistem kelistrikan saat melintasi genangan air. Seluruh pengalaman ini menegaskan bahwa kendaraan listrik dirancang bukan hanya untuk jalan ideal, tetapi juga untuk realitas geografis yang beragam.

Transisi energi tak akan berjalan tanpa infrastruktur yang mendukung. Menjawab tantangan tersebut, BYD menghadirkan Megawatt Flash Charging, teknologi pengisian ultra-cepat yang memangkas waktu tunggu secara signifikan. Dengan kemampuan mengisi daya dalam hitungan menit, teknologi ini menghapus salah satu hambatan utama adopsi kendaraan listrik: kecemasan jarak tempuh.
“Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou kami rancang sebagai ruang pengalaman yang menghadirkan teknologi NEV secara langsung dan komprehensif. Melalui berbagai lintasan dan zona pengalaman, pengunjung dapat melihat, memahami, dan merasakan langsung bagaimana teknologi bekerja dalam berbagai skenario berkendara,” tutur Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.
Lebih dari sekadar fasilitas uji coba, sirkuit ini merepresentasikan pendekatan baru dalam membangun masa depan transportasi, pendekatan yang mengedepankan pengalaman, pemahaman, dan kepercayaan publik. Bagi negara seperti Indonesia, dengan tantangan lingkungan dan kondisi jalan yang beragam, model ini menjadi pengingat bahwa transisi menuju mobilitas berkelanjutan bukan hanya soal mengganti mesin, tetapi tentang merancang sistem transportasi yang tangguh, adaptif, dan berpihak pada masa depan bumi.








