AUTOINDO.ID, JAKARTA–Nilai jual kembali atau resale value kerap digunakan sebagai indikator untuk menilai daya saing sebuah kendaraan di pasar otomotif. Di segmen MPV premium, faktor ini menjadi penting karena mencerminkan kualitas produk, ketahanan penggunaan, serta tingkat kepercayaan konsumen dalam jangka menengah hingga panjang. Dalam konteks tersebut, GAC M8 mencatatkan capaian yang menarik untuk dicermati.
GAC Group melalui produknya, GAC M8, tercatat sebagai MPV merek Tiongkok dengan nilai jual kembali tertinggi (TOP 1) berdasarkan “December 2025 China Automobile Retention Rate Report” yang dirilis oleh China Automobile Dealers Association bersama JingZhen Valuation. Laporan tersebut mencatat tingkat retensi nilai tiga tahun GAC M8 sebesar 55,5%, sementara Trumpchi M8 memimpin segmen MPV independen dengan retention rate tertinggi 59,1%.
Data tersebut menunjukkan bahwa GAC M8 memiliki performa retensi nilai yang kompetitif di tengah pasar MPV premium yang terus berkembang. Tingkat resale value yang relatif tinggi umumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti konsistensi kualitas manufaktur, keandalan produk, serta persepsi pasar terhadap merek dan layanan purna jual. Dalam hal ini, capaian GAC M8 juga mencerminkan bagaimana kendaraan tersebut diposisikan sebagai bagian dari kepemilikan jangka panjang, termasuk bagi konsumen di pasar Indonesia.
Pendekatan teknologi menjadi salah satu aspek yang turut memengaruhi daya tahan nilai kendaraan. GAC M8 dirancang dengan mengintegrasikan fitur kenyamanan, sistem bantuan berkendara, serta standar keselamatan yang menyasar kebutuhan pengguna MPV premium. Varian M8 Master Edition menghadirkan kursi baris kedua dengan fitur pijat, sementara M8 QianKun Edition dilengkapi Huawei QianKun Intelligent Driving Assistanceyang mendukung fungsi bantuan berkendara cerdas.
Di dalam kabin, GAC M8 mengusung HarmonySpace 5 cockpit dengan integrasi hingga tujuh layar, termasuk layar atap 17,3 inci beresolusi 3K. Sistem ini dirancang untuk mendukung konektivitas dan kenyamanan penumpang dalam aktivitas berkendara sehari-hari. Dukungan Huawei QianKun ADS 4 memungkinkan sistem bantuan berkendara bekerja dari titik parkir ke titik parkir, dengan kemampuan membaca kondisi lalu lintas secara adaptif.

Aspek kenyamanan berkendara juga diperhatikan melalui penerapan front and rear electromagnetic suspension (SDC) yang mampu menyesuaikan redaman suspensi secara real-time sesuai kondisi jalan. Fitur ini dikombinasikan dengan panel instrumen LCD 12,3 inci dan layar infotainment 14,6 inci yang ditenagai Qualcomm 8155 automotive chipset, serta sejumlah fitur pendukung seperti heated and cooled cup holders, streaming rearview mirror, dan sensor-activated power tailgate.
Dari sisi performa dan keselamatan, GAC M8 menggunakan mesin 2.0TGDI dengan tenaga 185 kW dan torsi 400 Nm. Sistem Level-2 Driving Assistance memungkinkan pengoperasian intelligent cruise control pada kecepatan 0–130 km/jam. Struktur kendaraan didukung oleh arsitektur GPMA, 7 airbags, serta high-strength body structure yang dirancang untuk memenuhi standar keselamatan modern.
Melalui kombinasi teknologi, kenyamanan, dan pendekatan kualitas jangka panjang, GAC M8 menjadi salah satu contoh bagaimana resale value dapat digunakan sebagai tolok ukur dalam menilai MPV premium. Capaian ini menunjukkan bahwa di tengah persaingan pasar, nilai jual kembali tetap menjadi pertimbangan rasional bagi konsumen dalam memilih kendaraan untuk penggunaan jangka panjang.








