AUTOINDO.ID, JAKARTA–Armada logistik di Tangerang kini mulai bergerak ke arah yang lebih bersih dan efisien. Sebanyak 10 unit kendaraan listrik jenis blind van disiapkan untuk memperkuat aktivitas distribusi harian, sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan jejak emisi di sektor pengiriman. Setelah melalui uji coba operasional selama hampir satu bulan, langkah ini menjadi sinyal bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk kebutuhan logistik perkotaan yang menuntut ketepatan waktu dan biaya operasional yang terkendali.
Wuling Motors mewujudkan dukungan tersebut melalui seremoni penyerahan mock up secara simbolis atas pembelian 10 unit Wuling Mitra EV Blind Van kepada PT Jala Niaga Elok (JNE Tangerang). Penyerahan dilakukan di booth Wuling dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Jakarta, pada 5 Februari 2026.
“Wuling berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan bagi kebutuhan bisnis di Indonesia. Wuling Mitra EV hadir sebagai kendaraan listrik komersial yang dirancang untuk mendukung operasional logistik secara efisien, fungsional, dan modern. Kami mengapresiasi kepercayaan JNE Tangerang dalam memanfaatkan Mitra EV sebagai bagian dari armada operasionalnya, sekaligus berkontribusi pada pengembangan logistik yang lebih ramah lingkungan,” tutur Kharismawan Awangga selaku Sales Operation Director Wuling Motors.
Dalam kolaborasi ini, Mitra EV Blind Van akan digunakan untuk mendukung aktivitas operasional harian di wilayah Tangerang. Pemanfaatan kendaraan listrik ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi, mengoptimalkan alur logistik, serta mengurangi emisi dalam proses operasional sehari-hari—terutama untuk rute pengiriman jarak dekat yang padat dan repetitif.

Acara penyerahan simbolis dilakukan oleh Kharismawan Awangga bersama Harry Kamora selaku Direktur Operasional PT Prima Wahana Auto Mobil (Wuling Prima) kepada jajaran manajemen JNE Tangerang, yakni Amrizal Husein selaku Direktur Utama, Igo Ilham selaku Direktur Pelaksana, serta Genta Purnama Hasan selaku Direktur Operasional. Penambahan armada listrik ini menjadi bagian dari komitmen JNE Tangerang dalam menghadirkan layanan logistik yang dapat diandalkan, tepat waktu, dan ramah lingkungan.
Langkah tersebut bukan keputusan instan. JNE Tangerang bersama Wuling Prima telah melakukan uji coba penggunaan Wuling Mitra EV pada 2–29 Desember 2025. Selama periode itu, armada mencatat jarak tempuh akumulasi 500 kilometer dengan biaya pengisian daya sekitar Rp190 ribu. Hasil ini memperlihatkan potensi efisiensi baterai untuk kebutuhan logistik harian. Berdasarkan evaluasi tersebut, JNE Tangerang menerbitkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pada 30 Desember 2025 sebagai dasar penambahan armada.
Menanggapi penyerahan armada ini, Igo Ilham, menyampaikan, “Pengadaan 10 unit Wuling Mitra EV merupakan bagian dari strategi JNE Tangerang untuk mengoptimalkan proses inbound, yaitu pengiriman paket dari pusat pengumpulan menuju kantor operasional sebelum memasuki tahap pengantaran akhir kepada pelanggan. Kehadiran armada listrik ini membantu kami meningkatkan kecepatan proses, menjaga ketepatan waktu layanan, sekaligus menghadirkan operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.”
Wuling Mitra EV merupakan kendaraan listrik komersial pertama Wuling di Indonesia yang diproduksi di pabrik Wuling Cikarang. Mengusung semangat ‘Satu Rekan, Banyak Solusi’, kendaraan ini dipasarkan dalam varian Blind Van dan Minibus, dengan pilihan warna Polar White dan Mountain Grey. Desainnya ditujukan untuk kebutuhan bisnis modern: multifungsi, efisien, dan dapat diandalkan sebagai “rekan kerja” dalam operasional harian.












