AUTOINDO.ID, JAKARTA–Keselamatan perjalanan menjadi kebutuhan utama setiap pemudik saat arus Lebaran tiba. Di tengah lonjakan mobilitas masyarakat dan padatnya lalu lintas, perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor menyimpan risiko tinggi, terutama bagi keluarga yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman. Dari kebutuhan inilah lahir solusi mudik yang lebih terorganisir dan minim risiko.
Melalui program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026, PT Astra Honda Motor bersama jaringan main dealernya, termasuk PT Wahana Makmur Sejati, menghadirkan alternatif perjalanan yang tidak hanya praktis, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan. Program tahunan ini kembali digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan terhadap konsumen sepeda motor Honda.
Konsepnya sederhana namun berdampak besar. Sepeda motor milik peserta diangkut menggunakan truk dan dilindungi asuransi hingga tiba di kota tujuan. Sementara itu, pemudik melakukan perjalanan menggunakan bus yang telah disiapkan, lengkap dengan layanan pendukung untuk menunjang kenyamanan selama di perjalanan. Skema ini secara efektif mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan maupun kepadatan lalu lintas ekstrem saat musim mudik.
Tahun ini, MBBH melayani dua kota tujuan utama, yakni Yogyakarta dan Semarang. Peserta tujuan Yogyakarta akan tiba di Jogja Expo Center, sedangkan pemudik menuju Semarang diturunkan di Museum Ronggo Warsito. Pemilihan titik lokasi mempertimbangkan aksesibilitas dan kemudahan peserta melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.
Program ini terbuka bagi seluruh pemilik sepeda motor Honda. Setiap unit motor dapat diikuti maksimal dua peserta dengan melengkapi dokumen berupa KTP, SIM, dan STNK yang masih berlaku. Bagi peserta yang membawa anak di bawah lima tahun, diwajibkan menyertakan Kartu Keluarga saat pemberangkatan.

“Program MBBH adalah layanan yang setiap tahun kami hadirkan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman bagi konsumen sepeda motor Honda. Melalui program ini, kami ingin memastikan konsumen dapat tetap bersilaturahmi ke kampung halaman dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan,” tutur Dept. Head of Customer Care PT Wahana Makmur Sejati, Siti Mulyanah.
Sebanyak 800 pemudik difasilitasi kembali ke Jakarta dari Yogyakarta dan Semarang menggunakan 22 bus, dengan dukungan 11 truk pengangkut yang membawa 400 sepeda motor. “Kami memastikan setiap peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, mulai dari kelengkapan dokumen, kondisi sepeda motor yang standar, hingga penggunaan perlengkapan keselamatan sesuai standar. Hal ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menjaga keselamatan konsumen selama mengikuti program Mudik Balik Bareng Honda,” tambahnya.
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi WANDA, memudahkan konsumen mengakses layanan dalam satu genggaman. Lebih dari sekadar program tahunan, MBBH 2026 menjadi langkah nyata membangun budaya mudik yang lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab.












