AUTOINDO.ID, LOMBOK–Deru mesin dan kesibukan paddock di ajang GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, menjadi pengalaman berbeda bagi ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bukan sekadar menonton balapan internasional, mereka diajak memahami langsung bagaimana dunia industri profesional bekerja dengan standar tinggi, disiplin, dan ketepatan.
PT Pertamina Lubricants menghadirkan pengalaman tersebut sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat melalui Enduro Home Service. Program ini dirancang untuk membuka wawasan siswa SMK terhadap peluang karier dan tantangan industri modern, sekaligus membangun rasa percaya diri generasi muda agar berani bersaing di dunia kerja.
Siswa dan guru dari SMKN 2 Medan, SMKN 1 Talaga, SMKN 3 Salatiga, SMK Nusawungu, hingga SMK Semen Gresik mendapat kesempatan melihat langsung aktivitas tim balap profesional. Mereka mengamati suasana paddock, proses persiapan kendaraan, hingga garage tour Garage 75 yang diperkuat Sean Gelael dan Lamborghini Squadra Corse. Dari pengalaman itu, para peserta belajar bahwa keberhasilan dalam dunia motorsport tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kerja sama tim, komunikasi, dan profesionalisme.
Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menegaskan bahwa pengembangan talenta muda membutuhkan pengalaman nyata agar siswa lebih siap menghadapi dunia industri.
“Kami percaya pengembangan talenta muda harus dibangun melalui pengalaman nyata dan akses terhadap industri profesional. Kesempatan ini menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Pertamina Lubricants dalam mendukung pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi generasi muda,” ujar Sigit Pranowo.

Sebelum berangkat ke Mandalika, para siswa terlebih dahulu mengikuti Enduro Skill Contest, kompetisi yang menguji kemampuan teknis, komunikasi, hingga mental kewirausahaan. Pengalaman tersebut menjadi dorongan baru bagi peserta untuk terus berkembang dan memiliki mimpi yang lebih besar.
“Kegiatan ini membuat kami semakin termotivasi untuk belajar dan berkembang. Kami bisa melihat langsung bagaimana standar profesional diterapkan di dunia industri dan motorsport internasional. Momen ini memberikan kami inspirasi untuk terus mengejar cita-cita kami,” tutur Ruisa Ripka, siswa SMK Semen Gresik.
Tak hanya itu, sebanyak 250 siswa dari SMK binaan Pertamina Lubricants di Kopang, Lombok juga ikut menyaksikan seluruh rangkaian balapan. Hingga kini, Pertamina Lubricants telah membina 55 SMK di berbagai daerah Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pendidikan berkualitas dan pengembangan sumber daya manusia unggul di masa depan.












