AUTOINDO.ID, SURABAYA–Tingginya minat masyarakat terhadap dunia otomotif kembali terlihat melalui pencapaian transaksi sebesar Rp336 miliar dan kunjungan lebih dari 36 ribu orang dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026. Capaian tersebut tidak hanya melampaui target yang ditetapkan, tetapi juga menunjukkan bahwa industri otomotif di Jawa Timur masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat menjanjikan.
Pameran yang berlangsung pada 26–31 Mei 2026 di Grand City Convex ini menjadi ajang yang mempertemukan pelaku industri, komunitas, lembaga keuangan, hingga masyarakat umum dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Dyandra Promosindo selaku penyelenggara mencatat transaksi mencapai Rp336 miliar, meningkat 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp260 miliar. Sementara itu, jumlah pengunjung menembus 36.203 orang, melampaui target 32 ribu pengunjung.
Keberhasilan tersebut turut didorong oleh hadirnya lebih dari 40 merek otomotif dan aftermarket yang menampilkan beragam inovasi terbaru. Sejumlah kendaraan baru diperkenalkan kepada publik Jawa Timur, mulai dari mobil listrik hingga kendaraan berbasis teknologi ramah lingkungan. Pengunjung juga dapat mencoba langsung berbagai kendaraan melalui fasilitas test drive dan test ride yang tersedia di area pameran.
Selain menjadi etalase produk otomotif, IIMS Surabaya 2026 menghadirkan berbagai program interaktif yang memperkaya pengalaman pengunjung. Kehadiran IIMS Sportainment, Edutainment, hingga Rising Star menjadi warna baru yang memperluas daya tarik pameran, tidak hanya bagi pecinta otomotif tetapi juga masyarakat umum.
Project Manager IIMS, Rudi MF, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen yang terlibat dalam industri otomotif. “Kesuksesan IIMS Surabaya 2026 adalah bukti nyata kuatnya kolaborasi di ekosistem otomotif Jawa Timur khususnya Surabaya dan sekitarnya. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah, para brand peserta, komunitas serta energi luar biasa masyarakat. Tanpa sinergi ini, pameran IIMS Surabaya 2026 tidak akan berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Solaiman Widjaja, Regional Corporate Officer Danamon wilayah Jawa Timur. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri otomotif yang didukung oleh akses pembiayaan yang semakin mudah.
Sementara itu, Tadanobu Hirano dari MUFG Indonesia menilai keberhasilan IIMS Surabaya 2026 menunjukkan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan industri. Adapun Adira Finance melalui Irfan Budianto menegaskan komitmennya menghadirkan solusi pembiayaan yang membantu masyarakat mewujudkan kendaraan impian sekaligus memperkuat pertumbuhan industri otomotif nasional.
Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Dyandra Promosindo untuk melanjutkan rangkaian IIMS Series 2026 ke Balikpapan dan Manado, sekaligus memperluas dampak positif pertumbuhan industri otomotif di berbagai daerah Indonesia.












