AUTOINDO.ID, JAKARTA–Layanan purna jual yang presisi dan andal kini menjadi parameter mutlak dalam mengukur loyalitas pemilik kendaraan bermotor di era modern. Guna menjawab tantangan tersebut, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta – Tangerang menggelar Astra Honda Motor – Technical Skill Contest (AHM – TSC) 2026 tingkat regional. Sebanyak 900 kontestan yang terdiri atas 682 teknisi profesional dan 218 service advisor tangguh dari 293 jaringan resmi AHASS saling beradu keahlian demi memperebutkan tiket ke panggung nasional pada Juli mendatang.
Sudut pandang kompetisi ke-30 ini tidak lagi sekadar ritual tahunan korporasi, melainkan sebuah investasi psikologis untuk membangun kepercayaan jangka panjang di hati konsumen. Juri tidak hanya menilai ketepatan memutar kunci pas atau kecepatan membaca diagram kelistrikan, tetapi menguji bagaimana ketenangan mental mekanik berpadu dengan empati saat mengatasi keluhan pelanggan. Melalui filter kompetitif sejak April hingga Mei, penyaringan ketat mereduksi ratusan peserta hingga menyisakan 12 teknisi dan 12 service advisor terbaik untuk bertarung di babak final regional di MDTC Jatake, Tangerang.

“Selamat kepada para pemenang yang berhasil menunjukkan kompetensi terbaik di AHM – TSC 2026 tingkat regional. Keberhasilan ini merupakan hasil proses belajar, latihan, serta komitmen yang terus dijaga dalam memberikan layanan terbaik kepada konsumen Honda. Kami juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi sekaligus menjadi bagian penting dalam pengembangan kualitas SDM AHASS,” tutur Dept. Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.
Para jawara regional seperti Waluyo (Wahana Cimone) dan Asep Jajang N. (Bintang Motor Jaya) kini memikul tanggung jawab besar sebagai representasi standar mutu tertinggi di Jakarta dan Tangerang. Guna memastikan mereka mampu bersaing di level nasional, WMS menerapkan strategi pembinaan holistik melalui training camp terpadu. Pendekatan ini mencakup pemantapan keahlian teknis tingkat lanjut, ketahanan fisik, hingga simulasi tekanan psikologis.
“Kami akan memaksimalkan seluruh checklist persiapan sebelum kontes nasional, mulai dari kemampuan teknis, kesiapan mental, hingga simulasi tantangan yang kemungkinan. Harapannya WMS di tahun ini bisa bersaing lebih baik di Nasional dan membawa pulang juara, tetapi juga membuktikan bahwa kualitas SDM AHASS jaringan WMS mampu bersaing. Semangat Satu Hati akan terus menjadi penguat langkah kami dalam menghadapi kompetisi ini,” pungkas Benedictus.












