AUTOINDO.ID, TANGERANG–Pangsa pasar sebesar 16% di segmen Premium Hatchback Crossover EV resmi menjadi target baru yang dibidik di industri otomotif tanah air. PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), selaku Agen Pemegang Merek BAIC di Indonesia, optimistis mencetak angka penjualan 1.000 unit hingga akhir tahun 2026 lewat peluncuran amunisi murni pertamanya, BAIC T1. Langkah berani ini didorong oleh rapor impresif perusahaan sepanjang Semester 2026 yang sukses membukukan penjualan wholesales sebanyak 382 unit meroket 91% dibanding periode murni tahun lalu.
Pertumbuhan adopsi New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia yang kian matang menjadi momentum emas yang enggan dilewatkan. Berdasarkan data tren 2021 hingga 2025, segmen Battery Electric Vehicle (BEV) di tanah air melesat tumbuh hingga 78%.
“Peluncuran BAIC T1 merupakan langkah strategis kami dalam memasuki era New Energy Vehicle di Indonesia. Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional. Pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni (BEV) di Indonesia yang mencapai 78% menunjukkan bahwa New Energy Vehicle bukan lagi sekadar tren, melainkan arah masa depan industri otomotif,” tutur Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia.

Mengusung filosofi “The Spacious Smart EV”, kendaraan CBU yang diadopsi dari sub-brand premium Arcfox ini dirancang adaptif untuk mobilitas urban Indonesia. Dimensi interiornya diklaim terlapang di kelasnya dengan wheelbase 2.770 mm, ground clearance setinggi 181 mm, serta Sky Roof seluas 2,34 m². Tak hanya itu, efisiensi dayanya ditopang baterai 42,3 kWh dengan jarak tempuh hingga 425 km (CLTC), serta kemampuan DC Fast Charging dari 30% ke 80% yang hanya memakan waktu 25 menit. Fitur mutakhir seperti Automatic Parking Assist, Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, dan teknologi Vehicle-to-Load (V2L) hingga 3.500 watt juga disematkan guna menjawab gaya hidup digital.
Ekspansi masif pun terus digulirkan demi mengawal penetrasi pasar. Dari 16 jaringan yang ada, perusahaan berkomitmen memperluas total hingga 22 dealership pada akhir tahun ini. Guna merangsang minat konsumen, program Pre-Booking resmi dibuka pada 9–30 Juli 2026 menjelang GIIAS 2026, lengkap dengan jaminan warranty kendaraan hingga 6 tahun atau 160.000 Km. Mengenai harga akan diumumkan pada saat pressday GIIAS 2026 nanti.












