AUTOINDO.ID, ABU DHABI–Debut global lini kendaraan premium di Abu Dhabi menandai babak baru kolaborasi strategis antara Jaguar Land Rover bersama Chery Group melalui kehadiran kembali FREELANDER. Mengusung identitas baru British Premium Intelligent All-Terrain, model perdana FREELANDER 8 dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas global yang menggabungkan kemewahan Inggris dan kapabilitas teknologi cerdas asal Tiongkok.
Transformasi ini didukung penuh oleh fasilitas riset dan pengembangan serta rantai pasok global Chery Group. Model perdananya tidak hanya mengandalkan estetika Castle-Style Body, tetapi juga performa tangguh berkat mesin hibrida berdedikasi 2.0L yang dipadukan dengan baterai 34,12 kWh dan sistem penggerak empat roda. Kombinasi mekanis tersebut sanggup menyemburkan tenaga puncak hingga 460 kW serta torsi maksimal 662 Nm, memberikan jarak tempuh total mencapai 886 kilometer dalam siklus gabungan.
Ketahanan kendaraan ini telah melalui proses validasi global yang ketat menggunakan lebih dari 1.000 unit kendaraan uji. Total jarak tempuh pengujian bahkan menembus 2,15 juta kilometer pada berbagai medan ekstrem, mulai dari uji lintas gandar hingga genangan air setinggi 900 milimeter, yang disokong suspensi udara dwikamar serta ground clearance hingga 266 milimeter.

Kehadiran perdana ini turut memperkuat validasi kapabilitas teknologi Chery Group dalam memimpin segmen kendaraan serba medan kelas atas. Lucia Mao selaku CEO FREELANDER International menyatakan, FREELANDER adalah legenda otomotif asal Inggris. Namun, ambisi kami melampaui sekadar menghadirkannya kembali. Melalui paduan teknologi dari Tiongkok, kami membuka berbagai kemungkinan baru. Inilah makna sesungguhnya dari Beyond the Legend. Kami memadukan jiwa Inggris dengan kecerdasan teknologi Tiongkok untuk membawa legenda ini melangkah jauh lebih maju.
Ekspansi perdana ini dimulai dari Uni Emirat Arab melalui kemitraan strategis dengan Al Tayer Motors serta Premier Motors. Setelah pasar setir kiri, ekspansi global akan dilanjutkan secara bertahap ke wilayah setir kanan dan kawasan Eropa guna memperluas penetrasi merek mandiri ini ke panggung otomotif internasional.












