AUTOINDO.ID, KARAWANG–Pabrik sepeda motor listrik Saige Group yang klaimnya berkapasitas satu juta unit per tahun kini berdiri dan mulai beroperasi di kawasan industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas seluas lima hektare ini menjadi penanda semakin kuatnya posisi Indonesia dalam peta industri kendaraan listrik global, sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan ekosistem transportasi ramah lingkungan di dalam negeri.
Pabrik tersebut merupakan fasilitas produksi kedua milik Saige Group di Indonesia. Dengan kapasitas penyimpanan hingga 1,25 juta unit serta dukungan lebih dari 200 jaringan diler di berbagai daerah, fasilitas ini dipersiapkan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan kendaraan listrik masyarakat. Produksi yang dijalankan mencakup sepeda listrik, motor listrik, hingga kendaraan roda tiga untuk kebutuhan penumpang maupun logistik.
Bersamaan dengan peresmian pabrik, Saige juga meluncurkan lima produk baru, yakni sepeda listrik Latte Pro, Macha, Luna Mini, dan Vintage, serta motor listrik SG Apex. Motor listrik tersebut dibekali baterai lithium 1500 watt 60V24Ah dengan kecepatan maksimum 75 kilometer per jam dan jarak tempuh hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian daya.
“Ini merupakan langkah penting dalam tata letak globalisasi Saige, yang menandai transisi kami dari ekspor produk, masuk ke tahap baru operasi produksi yang dilokalkan di luar negeri. Dengan mengandalkan basis produksi luar negeri ini, kami akan semakin menyempurnakan tata letak kapasitas produksi global, meningkatkan pengaruh internasional merek, serta mendukung Grup dalam mengembangkan pasar luar negeri secara mendalam,” tutur Tony Tong, Direktur Pemasaran Saige Group karena Indonesia memiliki peran strategis dalam ekspansi internasional perusahaan.

Kepercayaan perusahaan terhadap pasar Indonesia didukung oleh pengalaman panjang di industri kendaraan listrik. “Berdasarkan pengalaman dan akumulasi keahlian selama bertahun-tahun di industri ini, kami memiliki sistem penelitian dan pengembangan kendaraan utuh serta manufaktur cerdas yang telah matang, beserta sejumlah besar hak paten teknologi milik sendiri,” tambah Tony.
Ia juga memastikan bahwa standar kualitas produk yang diproduksi di Karawang sama dengan fasilitas Saige di negara lain. “Seluruh basis produksi kami di seluruh dunia menerapkan standar manufaktur cerdas dan sistem pengendalian kualitas yang sama persis dari Saige,” tegasnya.
Lebih dari sekadar ekspansi bisnis, investasi ini mencerminkan keyakinan bahwa masa depan transportasi akan bergerak menuju teknologi yang lebih bersih dan berkelanjutan. “Mobilitas ramah lingkungan merupakan tren utama industri ini. Saige akan terus berfokus pada bisnis inti, memperdalam penelitian dan pengembangan teknologi serta penyempurnaan produk,” pungkas Tony Tang.
Dengan langkah ini, Karawang bukan hanya menjadi lokasi pabrik baru, tetapi juga simbol transformasi Indonesia menuju pusat produksi kendaraan listrik yang semakin diperhitungkan di tingkat global.












