AUTOINDO.ID, JAKARTA–Sebanyak 20.000 kendaraan listrik direncanakan akan memperkuat layanan transportasi komersial di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi menuju mobilitas ramah lingkungan melalui kerja sama strategis yang dilakukan oleh VinFast dengan dua perusahaan penyedia solusi transportasi nasional.
Perusahaan otomotif asal Vietnam tersebut menandatangani dua Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh di Jakarta pada 5 Maret 2026. Melalui kesepakatan ini, kedua mitra transportasi berencana mengakuisisi masing-masing 10.000 unit kendaraan listrik hingga tahun 2027 dan 2028.
Kendaraan yang akan digunakan berasal dari lini Green milik VinFast, yaitu VinFast Nerio Green dan VinFast Limo Green. Kedua model ini dirancang khusus untuk kebutuhan operasional transportasi komersial, dengan fokus pada efisiensi biaya operasional, kenyamanan penumpang, serta pengurangan emisi karbon.
Nerio Green merupakan pengembangan dari VinFast VF e34, salah satu model awal VinFast yang diperkenalkan di Indonesia. Kendaraan ini mengusung desain urban modern, kabin luas, serta teknologi yang mendukung kebutuhan mobilitas perkotaan. Sementara itu, Limo Green hadir sebagai model terbaru yang menawarkan konfigurasi tiga baris dengan kapasitas tujuh penumpang. Dengan dimensi 4.740 x 1.872 x 1.729 mm dan wheelbase 2.840 mm, kendaraan ini dirancang untuk layanan transportasi berintensitas tinggi. Baterai LFP yang digunakan mampu menempuh jarak hingga 450 km dalam sekali pengisian penuh.
Pengoperasian armada listrik tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan transportasi, tetapi juga membangun kebiasaan baru masyarakat dalam menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
Nirzam Pahmi, SE, MM, Presiden Direktur PT Satu Kosong Tujuh, mengatakan,
“Kami memiliki keyakinan kuat terhadap VinFast dan potensinya dalam membangun ekosistem mobilitas listrik yang komprehensif, inklusif, dan mudah diakses. Kerja sama ini sejalan dengan visi jangka panjang kami untuk beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik serta secara proaktif mendukung transformasi hijau di tingkat regional maupun global.”
Senada dengan itu, Wempy Suciadi, CEO PT Sembilan Benua Abadi, menambahkan,
“Kami terkesan dengan Nerio Green dan Limo Green, tidak hanya dari sisi kualitas produk, tetapi juga visi berkelanjutan yang diusung. Model-model tersebut merupakan solusi yang sangat menjanjikan dan selaras dengan kebutuhan praktis konsumen di tengah transisi menuju transportasi ramah lingkungan.”
Sementara itu, CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menegaskan bahwa kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan mitra-mitra tepercaya di Indonesia untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mendorong transisi hijau. Bermitra dengan perusahaan berpengalaman yang memiliki pemahaman mendalam terhadap pasar lokal akan memungkinkan VinFast memperluas jangkauan pasar dengan cepat dan menghadirkan solusi mobilitas modern yang semakin dekat dengan konsumen Indonesia.”
Melalui kolaborasi ini, ekosistem kendaraan listrik di Indonesia diharapkan berkembang lebih cepat, sekaligus membuka jalan menuju sistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.












