AUTOINDO.ID, JAKARTA–Semangat persaudaraan dan solidaritas antarpecinta sepeda motor kembali bergemuruh menyambut perhelatan akbar Honda Bikers Day (HBD) 2026 yang mengusung tema Legacy of Spirit. Memasuki penyelenggaraan yang ke-15, momentum tahunan yang mempertemukan para bikers dari berbagai penjuru tanah air ini disambut antusias oleh puluhan anggota komunitas yang tergabung dalam Asosiasi Honda Jakarta dan Asosiasi Honda Motor Tangerang melalui kegiatan pemanasan di Kebayoran Park Mall.
Aktivitas bersama ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang sosialisasi perhelatan puncak HBD 2026, tetapi juga berfungsi sebagai pembekalan komprehensif bagi para peserta sebelum mereka melakukan perjalanan touring jarak jauh menuju venue utama di Jawa Tengah pada akhir bulan ini.
Pembekalan teknis yang diberikan mencakup edukasi keselamatan berkendara jarak jauh melalui kampanye Cari Aman, manajemen perjalanan, hingga pemahaman kondisi fisik serta teknik berkendara dalam rombongan. Selain itu, para peserta juga dibekali pelatihan Basic Life Support guna memastikan kesiapan menghadapi situasi darurat di jalan raya.

Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap anggota komunitas mendapatkan informasi yang akurat sekaligus bekal keselamatan yang memadai.
“HBD merupakan momentum besar bagi komunitas Honda untuk memperkuat tali persaudaraan,” ujar Andra Friandana.
Melalui Honda Community Gas Ke Honda Bikers Day 2026, kami ingin memastikan anggota komunitas mendapatkan informasi HBD sekaligus bekal yang tepat sebelum melakukan perjalanan, termasuk menerapkan semangat Cari Aman selama touring, tambah Andra Friandana.
“Tidak hanya fokus pada aspek berkendara, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas organisasi melalui materi pengembangan klub agar komunitas dapat tumbuh secara profesional dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Komunitas memiliki peran penting dalam membangun ekosistem Honda yang terus berkembang,” pungkas Andra Friandana.












