AUTOINDO.ID, JAKARTA–Air bersih adalah kebutuhan pertama yang dicari saat bencana melanda—dan sering kali menjadi yang paling sulit didapat. Di tengah akses jalan yang rusak, sumber air tercemar, dan fasilitas umum lumpuh, air bersih bukan sekadar kebutuhan harian, melainkan penentu keselamatan. Tanpa air, risiko penyakit meningkat, sanitasi memburuk, dan proses pemulihan warga berjalan lebih lambat.
PT Sokonindo Automobile selaku Agen Pemegang Merek DFSK di Indonesia menghadirkan DFSK Super Cab sebagai kendaraan pendukung unit water treatment yang digunakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam operasional penanggulangan bencana. Kendaraan ini dimodifikasi untuk menunjang distribusi dan pengolahan air bersih di wilayah terdampak, dengan tetap mempertahankan seluruh spesifikasi teknis unggulannya.
Pemanfaatan DFSK Super Cab sebagai unit water treatment menegaskan peran kendaraan niaga bukan hanya untuk kebutuhan komersial, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dari sistem tanggap darurat. Di lapangan, kendaraan harus mampu membawa perangkat vital, tetap stabil saat bekerja, dan menjangkau wilayah yang sulit dilalui kendaraan biasa. Struktur sasis yang kokoh memungkinkan pemasangan perangkat pengolahan air di atas bak secara aman, sementara kapasitas angkut hingga 1,2 ton serta ground clearance yang tinggi membantu mobilitas di berbagai kondisi medan terdampak bencana.

Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile, Doni Putra Okten, menjelaskan bahwa ketangguhan dan karakter multifungsi menjadi alasan utama Super Cab dapat diadaptasi untuk kebutuhan khusus. “DFSK Super Cab dirancang sebagai kendaraan multifungsi dengan platform yang fleksibel dan konstruksi kokoh. Selain mendukung aktivitas distribusi dan logistik, kendaraan ini dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan, termasuk sebagai unit water treatment untuk mendukung operasional BNPB. Hal ini membuktikan bahwa Super Cab memiliki daya adaptasi tinggi di berbagai kondisi lapangan,” tuturnya.
Sejalan dengan hal tersebut, BNPB menegaskan pentingnya kendaraan operasional yang tangguh dalam mendukung respons cepat di wilayah terdampak bencana. Perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa kendaraan dengan spesifikasi kuat dan fleksibel sangat dibutuhkan dalam situasi darurat. “Dalam kondisi bencana, kami membutuhkan kendaraan yang kuat, mampu menjangkau berbagai medan, serta dapat membawa perangkat pendukung seperti sistem water treatment. DFSK Super Cab yang telah dimodifikasi ini membantu memperkuat kesiapan operasional kami,” jelasnya.
Ke depan, DFSK tidak menutup kemungkinan menghadirkan pengembangan modifikasi lainnya sesuai kebutuhan pasar maupun institusi. “Super Cab memiliki potensi besar sebagai platform kendaraan serbaguna, baik untuk kebutuhan komersial, gaya hidup seperti camper van, maupun dukungan operasional khusus. Tidak menutup kemungkinan akan ada pengembangan modifikasi lainnya ke depan,” tambah Doni.
DFSK Super Cab sendiri dipasarkan mulai dari Rp158.500.000 OTR Jakarta dan dirancang untuk mendukung aktivitas distribusi dengan bak luas, kabin tiga penumpang, serta mesin bensin 1.500 cc Dual VVT. Dukungan layanan purnajual seperti gratis ganti oli dan filter hingga 15 kali selama 5 tahun/150.000 km serta garansi 3 tahun/120.000 km turut memperkuat aspek keandalan.
Di situasi bencana, bantuan paling berharga sering kali datang dalam bentuk sederhana: air bersih yang bisa segera diolah dan dibagikan. Dan dalam kerja sunyi itu, kendaraan yang tangguh menjadi penghubung penting—membawa harapan dari satu titik ke titik lain, ketika keadaan belum sepenuhnya pulih.












