AUTOINDO.ID, JAKARTA–Sebanyak 2,4 juta kendaraan yang beroperasi di seluruh penjuru negeri menjadi cerminan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan ketangguhan otomotif Jepang di Indonesia. Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan jejak panjang hubungan emosional antara merek dan konsumen yang terus tumbuh lintas generasi.
Di balik capaian tersebut, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menandai perjalanan 55 tahun kiprah Mitsubishi Motors Corporation di Tanah Air dengan optimisme dan strategi baru. Perusahaan memaknai perjalanan panjang ini sebagai “Bridge of Trust”, jembatan kepercayaan yang menghubungkan individu, keluarga, komunitas, hingga pelaku usaha di berbagai daerah.
Seperti yang di paparkan Presiden Direktur MMKSI, Atsushi Kurita, bahwa kehadiran Mitsubishi Motors selama lebih dari lima dekade bukan hanya soal penjualan, tetapi tentang dukungan nyata terhadap mobilitas nasional. “Hubungan jangka panjang ini dimaknai MMKSI sebagai ‘Bridge of Trust’ yang menghubungkan individu, komunitas, dan aspirasi masyarakat. Meski menghadapi tantangan pasar pada 2025, MMKSI mencatat kinerja positif dengan pangsa pasar yang meningkat dari 8,3% menjadi 8,5%,” tuturnya di sela-sela Buka Puasa Bersama dengan media di kantor PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Pulo Mas, Jakarta Timur.
Di tengah dinamika industri otomotif 2025 yang kompetitif, performa sejumlah model menjadi penopang utama. Mitsubishi Destinator memimpin kelasnya dengan pangsa pasar 53,7%, sementara L300 tetap dominan di segmen kendaraan niaga ringan dengan 47,5%. Model lain seperti Xpander dan Xpander Cross (24,2%), Pajero Sport (34,7%), Triton (36,1%), serta Xforce (11,2%) turut memperkuat posisi merek ini di berbagai segmen strategis.
Peluncuran global Mitsubishi Destinator di Indonesia juga menegaskan peran penting pasar domestik dalam peta bisnis global perusahaan. Indonesia bukan lagi sekadar pasar, melainkan basis strategis pertumbuhan dan inovasi.

“Peran serta Anda semua telah menjadi bagian penting dalam perjalanan MMKSI dan Mitsubishi Motors di Indonesia.” Ia juga menambahkan, “Melalui berbagai inisiatif tersebut, kami menargetkan pencapaian pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang.” tambah Kurita.
Menuju 2026, arah transformasi difokuskan pada empat pilar utama: ekspansi jaringan diler, penguatan layanan berlandaskan filosofi “Passion to Care”, peningkatan pengalaman pelanggan melalui digitalisasi dan kolaborasi berbasis AI, serta menghadirkan model berkualitas tinggi termasuk opsi kendaraan hybrid.
Dengan strategi tersebut, Mitsubishi Motors tidak sekadar mempertahankan eksistensi, melainkan mempertegas ambisinya menjadi penggerak transformasi mobilitas nasional—mengakselerasi masa depan otomotif Indonesia melalui inovasi dan kepercayaan yang berkelanjutan.












