AUTOINDO.ID, SURABAYA–Perawatan kendaraan yang baik dan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten menjadi dua kebutuhan penting dalam perkembangan sektor otomotif saat ini. Menjawab tantangan tersebut, PT Altama Surya Anugerah melalui brand Tekiro bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menghadirkan program yang menggabungkan pelayanan masyarakat dan pengembangan kompetensi generasi muda.
Kolaborasi yang berlangsung sejak Mei 2026 ini diwujudkan melalui kegiatan servis kendaraan gratis bagi masyarakat sekaligus pelatihan otomotif bagi mahasiswa. Program tersebut menjadi contoh bagaimana dunia industri dan perguruan tinggi dapat berjalan beriringan untuk menciptakan manfaat yang lebih luas.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan servis gratis yang digelar di Lapangan Ole-Ole Ngagel, Surabaya, Sabtu (6/6). Sebanyak 275 sepeda motor dan 25 mobil mendapatkan layanan perawatan ringan, mulai dari penggantian busi, penggantian oli mesin, hingga oli gardan. Seluruh proses pengerjaan dilakukan oleh tim mekanik mahasiswa dari Lembaga Bengkel Mahasiswa Mesin (LBMM) ITS dengan dukungan peralatan kerja yang terstandarisasi.
Selain memberikan layanan kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar langsung bagi mahasiswa. Sebanyak 160 peserta mengikuti pelatihan otomotif yang dirancang untuk memperkuat keterampilan teknis sekaligus memperkenalkan standar profesional di dunia kerja. Pendekatan praktik lapangan yang diterapkan memungkinkan peserta memahami penerapan teori yang dipelajari di kampus dalam situasi nyata.

Menurut Novitasari, Brand Marketing Manager Tekiro, kolaborasi dengan institusi pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pengembangan industri otomotif nasional.
“Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti ITS adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan bahwa teori yang dipelajari di bangku kuliah selaras dengan realita di lapangan. Melalui servis gratis, kami membantu masyarakat, dan melalui pelatihan, kami membantu mahasiswa menjadi teknisi yang siap kerja,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua LBMM ITS, Muhammad Fathan Firjatullah. Ia menilai kualitas pekerjaan servis sangat dipengaruhi oleh peralatan yang digunakan.
“Bagi kami, keberhasilan servis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknisi, tetapi juga oleh kualitas peralatan yang digunakan. Tekiro selalu menjadi perkakas yang kami pilih untuk mendukung tim dalam melakukan proses servis dengan lebih rapi, cepat, dan efektif di event Servis Gratis ini. Perkakas Tekiro juga turut menunjang aktivitas servis harian di Lembaga Bengkel Mahasiswa Mesin (LBMM) ITS sehingga sangat membantu kebutuhan operasional bengkel kami,” katanya.
Fathan menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan kendaraan secara berkala demi keselamatan dan usia pakai kendaraan yang lebih optimal. Lebih dari sekadar program sosial, sinergi Tekiro dan ITS menunjukkan bahwa kolaborasi antara industri dan akademisi mampu melahirkan solusi edukatif yang berdampak nyata bagi masyarakat.












