AUTOINDO.ID, JAKARTA–Kendaraan listrik (EV) kini semakin menjadi pilihan cerdas masyarakat untuk perjalanan mudik, seiring meningkatnya kepercayaan terhadap efisiensi dan keandalannya. PT BYD Motor Indonesia melihat momentum ini sebagai bagian dari transformasi besar dalam pola mobilitas nasional, di mana EV tidak lagi sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk perjalanan jarak jauh.
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan. Data mencatat populasi EV meningkat dari sekitar 43 ribu unit pada 2024 menjadi 104 ribu unit di 2025. Kenaikan ini menandakan perubahan cara pandang masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan yang kini semakin dipercaya, bahkan untuk kebutuhan mudik lintas kota.
Fenomena ini juga terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna EV saat musim mudik. Dari sekitar 4.300 unit pada 2024, angka tersebut melonjak menjadi lebih dari 13.600 unit pada 2025. Artinya, masyarakat mulai merasa yakin bahwa kendaraan listrik mampu menjawab tantangan perjalanan jarak jauh dengan aman dan nyaman.
“Perjalanan mudik merupakan salah satu momen mobilitas terbesar bagi masyarakat Indonesia, dan kami melihat perubahan yang sangat menarik dalam cara masyarakat memandang kendaraan listrik. Hari ini, semakin banyak keluarga Indonesia yang mulai percaya diri melakukan perjalanan lintas kota dengan EV,” tutur Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

Selain ramah lingkungan, efisiensi biaya menjadi daya tarik utama. Perjalanan Jakarta–Surabaya sejauh 800 kilometer, misalnya, menunjukkan potensi penghematan lebih dari 40% dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Kombinasi efisiensi, kenyamanan, dan teknologi membuat EV semakin relevan sebagai pilihan mobilitas masa kini.
Namun, keberhasilan penggunaan EV tidak terlepas dari kesiapan ekosistem. Menjawab kebutuhan tersebut, BYD menghadirkan program “Journey with Confidence” yang mencakup layanan sebelum, selama, dan setelah mudik. Program ini diperkuat dengan kehadiran posko mudik di enam titik strategis jalur Trans Jawa, lengkap dengan fasilitas fast charging, pemeriksaan kendaraan, hingga area istirahat yang nyaman.
“Kami melihat semakin banyak pengguna yang kini menjadikan EV sebagai pilihan cerdas untuk perjalanan mudik lintas kota. Namun, di balik keputusan tersebut, kesiapan ekosistem tetap menjadi faktor penting,” tambah Luther.
Selain itu, layanan General Safety Check dan dukungan 21 dealer siaga di berbagai wilayah Indonesia turut memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal selama perjalanan. Hal ini memberikan rasa aman bagi pengguna, terutama saat menghadapi lonjakan mobilitas saat Lebaran.
“Dengan kesiapan layanan ini, kami berharap para pengguna kendaraan BYD dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang karena dukungan teknis tetap tersedia apabila dibutuhkan,” ujar Ubaedilah, Head of After Sales PT BYD Motor Indonesia.
Pengalaman positif juga dirasakan oleh komunitas pengguna. “Saat menghadapi kondisi lalu lintas yang cukup padat, posko tersebut menjadi tempat yang sangat membantu bagi pengguna untuk beristirahat,” ujar Eko Budiharsono dari BEYOND Community.
Dengan dukungan teknologi, efisiensi, dan ekosistem yang semakin matang, kendaraan listrik kini bukan hanya alternatif, melainkan masa depan mobilitas Indonesia.












