AUTOINDO.ID, THAILAND–Deru mesin dan panas lintasan sepanjang 4.550 meter itu kembali menjadi saksi lahirnya optimisme baru. Di atas aspal Sirkuit Internasional Chang, Thailand, motor RS-GP26 menunjukkan sinyal kuat bahwa musim 2026 bukan sekadar kelanjutan, melainkan momentum kebangkitan. Optimisme inilah yang kini diusung oleh Aprilia Racing dalam menyambut seri pembuka MotoGP 2026.
Setelah dua hari uji coba resmi yang intens di Buriram, tim pabrikan asal Noale datang dengan persiapan matang. Fokus mereka tidak hanya pada kecepatan, tetapi juga konsistensi dan adaptasi teknis yang menjadi kunci dalam persaingan level tertinggi.
Sorotan utama tertuju pada Marco Bezzecchi. Selama lima hari pengujian antara Sepang dan Buriram, ia menunjukkan chemistry kuat dengan RS-GP26. Ritme balapnya stabil, catatan waktunya kompetitif, dan performanya dalam dua hari tes di Thailand menempatkannya di barisan terdepan. Capaian tersebut menjadi refleksi kerja solid Departemen Balap Aprilia sekaligus indikasi bahwa motor generasi terbaru ini memiliki potensi besar untuk bersaing sejak awal musim.
“Uji coba berjalan cukup lancar. Kami bekerja keras dan hal ini membantu kami dalam memahami performa RS GP26. Saya merasa sangat puas, meskipun tetap ada perbedaan yang cukup signifikan antara uji coba dengan seri balapan. Saat ini, kami memiliki waktu untuk menganalisis data dan mengidentifikasi area-area yang dapat ditingkatkan. Seluruh tim telah bekerja dengan sangat baik, dan saya tidak sabar untuk kembali memulai balapan”.

Di sisi lain, Jorge Martín menghadapi tantangan berbeda. Setelah dinyatakan fit oleh Tim Medis FIM Grand Prix sehari sebelum tes, ia menutup pengujian di posisi kedelapan. Namun lebih dari sekadar hasil, fokus utamanya adalah memulihkan kepercayaan diri dan membangun kembali koneksi teknis dengan RS-GP.
“Saya sangat antusias untuk memulai musim ini setelah berbagai kesulitan yang saya alami tahun lalu akibat cedera. Secara fisik, saya merasa jauh lebih baik, dan sangat positif bisa ikut serta dalam tes pra-musim di Buriram untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin di sesi balapan. Kami memulai musim ini dengan semangat tinggi demi meraih hasil terbaik. Performa motor telah ditingkatkan, begitu pula dengan kondisi saya. Segala sesuatunya sudah kami persiapkan untuk menyambut musim balapan ini dengan antusias”.
Dengan karakter lintasan yang memadukan trek lurus panjang dan zona pengereman berat, Buriram akan menjadi ujian sesungguhnya. Namun satu hal jelas: persiapan telah dilakukan, fondasi telah dibangun, dan Aprilia Racing datang bukan hanya untuk berpartisipasi, melainkan untuk menantang dominasi sejak lap pertama musim 2026.












