AUTOINDO.ID, JAKARTA–Pameran kendaraan komersial berskala internasional kembali menjadi sorotan sebagai wadah strategis bagi pelaku industri dalam memperkuat ekosistem transportasi dan distribusi nasional. GAIKINDO melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi, teknologi, dan peluang bisnis dalam satu panggung terintegrasi.
Diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, pameran ini berlangsung selama empat hari hingga 11 April 2026, dengan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menunjukkan bahwa sektor kendaraan komersial bukan sekadar alat transportasi, melainkan tulang punggung distribusi nasional yang berperan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Eko S.A. Cahyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemajuan industri. “Melalui GIICOMVEC 2026, kami mengharapkan pembangunan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, pelaku industri, asosiasi, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat struktur industri, meningkatkan efisiensi, serta mengembangkan teknologi kendaraan komersial yang adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga berharap pameran ini mampu memberikan dampak nyata bagi sistem distribusi nasional.

Dari perspektif industri, Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menekankan bahwa kendaraan komersial memiliki peran vital dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. “GAIKINDO sangat menyadari bahwa untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional ini, dibutuhkan dukungan kendaraan komersial yang tidak hanya tangguh, tetapi juga efisien dan mengadopsi teknologi masa depan. Penyelenggaraan GIICOMVEC 2026 dirancang sebagai ajang untuk menjelajahi solusi kendaraan komersial terkini dan peluang bisnis dalam satu tempat, yang mempertemukan industri dalam negeri dengan para pembeli profesional,” tuturnya.
Lebih dari sekadar pameran, GIICOMVEC 2026 menjadi cerminan kesiapan industri dalam menghadapi tantangan modernisasi. Sebanyak 14 merek kendaraan komersial ternama serta lebih dari 35 industri pendukung turut ambil bagian, menghadirkan inovasi mulai dari kendaraan ringan hingga berat, teknologi karoseri, hingga sistem manajemen armada berbasis digital.
Dengan konsep business to business (B2B), ajang ini membuka peluang luas bagi pelaku usaha untuk menjalin kemitraan strategis. Tanpa tiket masuk, GIICOMVEC memberikan akses bagi para profesional industri untuk terlibat langsung dalam ekosistem bisnis yang dinamis, sekaligus memperkuat langkah menuju transportasi komersial yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan.












