AUTOINDO.ID, HONGARIA–Angka 100 menjadi penanda istimewa dalam perjalanan karier seorang Marc Marquez. Di Sirkuit Hungaria, akhir pekan lalu, pembalap asal Spanyol itu menorehkan sejarah dengan meraih kemenangan Grand Prix ke-100 sepanjang kariernya sekaligus menghadirkan kemenangan MotoGP ke-100 bagi Ducati.
Pencapaian tersebut terasa semakin spesial karena diraih di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih setelah menjalani operasi pada bahu dan kaki kanan. Namun keterbatasan itu tidak menghalangi semangat juang Marquez untuk kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pembalap terbaik dunia.
Bersama Ducati Lenovo Team, Marquez tampil dominan sepanjang akhir pekan. Setelah mengamankan pole position, pembalap berjuluk “The Baby Alien” itu sukses memenangi balapan Sprint Race pada Sabtu. Dominasi tersebut berlanjut pada balapan utama MotoGP Hungaria 2026 dengan raihan podium tertinggi.
Jalannya balapan sempat diwarnai insiden besar sesaat setelah start. Lima pembalap terlibat dalam kecelakaan di Tikungan 1 yang dipicu hilangnya kendali motor Jorge Martin dari Aprilia Racing. Insiden itu menyeret Marco Bezzecchi ke area gravel dan turut memengaruhi Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, serta Fabio Di Giannantonio. Beruntung, sebagian besar pembalap yang terlibat tidak mengalami cedera serius.

Di tengah situasi tersebut, persaingan sengit justru terjadi di barisan depan antara Marc Marquez dan Pedro Acosta. Acosta sempat mengambil alih posisi terdepan pada lap kedua dan berhasil menciptakan jarak lebih dari satu detik. Namun pengalaman serta ketenangan Marquez membuatnya mampu memangkas ketertinggalan dan terus menekan pembalap KTM tersebut.
Momen penentuan hadir memasuki lap ke-14 ketika Marquez mulai melancarkan serangkaian serangan. Acosta sempat memberikan perlawanan dan bahkan terjadi kontak antarkeduanya dalam duel yang berlangsung ketat. Akan tetapi, satu lap kemudian Marquez berhasil menemukan celah untuk mengambil alih posisi pertama.
Setelah memimpin balapan, laju Marquez tidak lagi terbendung. Ia melintasi garis finis dengan penuh percaya diri sambil melakukan selebrasi khas yang menandai kembalinya dirinya ke podium tertinggi Grand Prix sejak MotoGP Jepang 2024.
Hasil di Hungaria juga memberikan dampak positif bagi posisi Marquez di klasemen sementara MotoGP 2026. Ia kini naik ke peringkat kelima dan terus menjaga peluang untuk bersaing di papan atas. Sementara itu, Marco Bezzecchi masih memimpin klasemen, diikuti Jorge Martin dan Fabio Di Giannantonio.
Momentum bersejarah ini menjadi bukti bahwa ketangguhan, pengalaman, dan tekad kuat masih menjadi senjata utama Marc Marquez dalam menghadapi persaingan MotoGP yang semakin kompetitif.












