AUTOINDO.ID, BANDUNG–Kecepatan saja tidak cukup untuk menaklukkan lintasan slalom. Di balik setiap tikungan sempit dan perpindahan arah yang berlangsung dalam hitungan detik, dibutuhkan presisi, konsentrasi, serta kekompakan tim. Itulah yang tersaji pada seri pembuka MLDSPOT Autokhana Kejuaraan Nasional Slalom 2026 di Sport Center Jabar Arcamanik, Bandung. Lintasan yang menuntut ketelitian tersebut menjadi panggung lahirnya dominasi TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI).
Mengandalkan New Agya GR Sport, tim pabrikan ini langsung mengirim pesan kepada para rivalnya. Tiga posisi teratas Group F berhasil dikuasai sekaligus, sebuah pencapaian yang tidak hanya menunjukkan kecepatan pembalap, tetapi juga keberhasilan menyatukan kemampuan manusia, teknologi, dan strategi dalam satu irama. Dominasi itu berlanjut dengan raihan juara Team F, juara Team Tandem, peringkat kedua Team A dan Kelas Wanita, serta podium ketiga Kelas A2.
Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi TGRI untuk mempertahankan tradisi prestasi setelah musim lalu sukses memborong enam gelar juara nasional. Konsistensi yang ditunjukkan sejak seri pembuka menjadi sinyal bahwa persaingan musim 2026 tidak akan mudah bagi tim-tim pesaing.
Anjasara Wahyu menjadi yang tercepat di Group F dengan catatan waktu 00:41.123. Tepat di belakangnya, Adrianza Yunial mencatatkan waktu 00:41.567, disusul A.M. Naufal Safwan dengan 00:41.724. Sementara itu, Alinka Hardianti kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu peslalom terbaik Indonesia dengan meraih posisi kedua di Kelas Wanita. Kolaborasi Anjasara dan Adrianza juga sukses mengantar TGRI menjadi yang tercepat di Kejurnas Team Tandem, sedangkan Adrianza turut menyumbang podium ketiga Kelas A2.

Bagi tim, hasil tersebut bukan sekadar kemenangan pada seri pertama, melainkan buah dari persiapan panjang yang melibatkan pembalap, engineer, hingga pengembangan kendaraan.
“Selamat kepada TOYOTA GAZOO Racing Indonesia yang kembali meraih prestasi terbaik pada seri pembuka Kejurnas Slalom 2026. Setelah sukses menyapu bersih 6 gelar juara nasional 2025, kami berharap TGRI dapat mempertahankan prestasi membanggakan tersebut tahun ini. Optimisme kami didukung oleh talenta pembalap yang semakin solid, serta engineer yang semakin optimal untuk menjaga performa Agya GR Sport selalu konsisten di level tertinggi,” tutur Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma.
Semangat yang sama juga dirasakan para pembalap. Bagi Anjasara Wahyu, keberhasilan di Bandung menjadi awal yang memberikan kepercayaan diri untuk menatap empat seri berikutnya.
“Kami datang ke Kota Bandung membawa semangat dan motivasi untuk memulai event slalom 2026 dengan prestasi maksimal demi mempertahankan clean sweep semua gelar kejurnas tahun lalu. Hasilnya cukup positif karena kolaborasi apik antara pembalap, engineer, dan Agya GR Sport mampu memberikan gelar juara pada semua kelas yang diikuti. Hal ini berperan penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri kami untuk terus menjadi yang tercepat tahun ini bersama Toyota GAZOO Racing Indonesia,” ujarnya.
Namun, semarak kejuaraan tidak hanya berhenti di arena balap. Ribuan penonton turut menikmati berbagai aktivitas interaktif yang disiapkan GAZOO Racing, mulai dari simulator balap hingga kompetisi kreator konten. Kehadiran program tersebut menjadi cara TGRI mendekatkan dunia motorsport kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa balap bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tetapi juga bagaimana semangat kompetisi mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk mencintai olahraga otomotif.
“Semoga prestasi maksimal TGRI dapat berlanjut sampai akhir musim dan menjadi penyemangat para pembalap kami di kompetisi motorsport lainnya. Kami juga berharap, perjuangan TGRI dapat ikut dinikmati oleh banyak lapisan masyarakat sehingga mampu memberikan dukungan kepada para pembalap sekaligus membuka kesempatan bagi khalayak ramai merasakan langsung keseruan dan excitement kompetisi dari sisi lintasan,” pungkas Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.












