AUTOINDO.ID, JAKARTA–Deru mesin yang meletupkan tenaga hingga 530 daya kuda, presisi kemudi yang tajam, serta sensasi gravitasi yang memikat saat menikung tajam kini tidak lagi murni milik sirkuit balap. Komparasi performa ekstrem yang berpadu dengan fungsionalitas ruang bagasi lapang hingga 1.510 liter menjadi bukti nyata bagaimana batasan antara kebutuhan harian dan hasrat melesat tanpa kompromi telah melebur. Di sinilah dinamika berkendara kian emosional, menyajikan sebuah mahakarya teknis yang mampu berakselerasi dari nol hingga 100 km/jam hanya dalam kedipan 3,6 detik, namun tetap anggun menemani rutinitas keluarga.
Kedigdayaan rekayasa mekanis ini secara resmi diperkenalkan oleh BMW Indonesia melalui peluncuran trio performa tinggi: New BMW M3 Touring, New BMW M2, dan New BMW M2 CS. Langkah strategis ini tidak hanya sekadar memperluas portofolio kendaraan premium di tanah air, melainkan juga menetapkan benchmark baru dalam industri otomotif menjelang perhelatan akbar GIIAS 2026. Melalui tiga pilar karakter yang berbeda mulai dari fleksibilitas Touring, kelincahan kupe kompak, hingga model edisi spesial paling bertenaga pabrikan ini sukses mengonversi DNA motorsport tulen ke dalam kendaraan produksi massal.

Merespons tren positif tersebut, Peter “Sunny” Medalla selaku President Director BMW Group Indonesia menegaskan peran penting lini ini dalam pasar domestik.
“BMW M selalu memiliki tempat yang sangat spesial dalam perjalanan BMW Group. Selama lebih dari lima dekade, huruf M telah menjadi simbol performa, inovasi, dan teknologi motorsport yang dihadirkan ke kendaraan produksi untuk para pelanggan yang menginginkan pengalaman berkendara tanpa kompromi. Tren yang sama juga kami lihat di Indonesia, di mana semakin banyak pelanggan yang menginginkan kendaraan dengan performa tinggi, teknologi terdepan, serta karakter berkendara yang kuat,” ungkapnya dalam sambutan resmi pembukaan acara.
Lebih jauh, ia menggarisbawahi pencapaian impresif salah satu model edisi terbatas yang mengukuhkan posisi mereka di kancah global.
“Awal tahun ini, BMW M2 CS mencatatkan waktu 7 menit 25,5 detik di Nürburgring Nordschleife dan menetapkan benchmark baru di segmen compact high-performance sports car. Pencapaian tersebut bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga mencerminkan keseimbangan, presisi, dan kemampuan engineering yang menjadi fondasi dari setiap kendaraan BMW M. Peluncuran ketiga model ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan 25 tahun BMW Group Indonesia,” tambah Peter.
Di sisi lain, ekspansi ini juga menjadi jembatan menuju visi masa depan yang lebih hijau, sekaligus memperkuat fondasi jaringan pelayanan bagi para antusias otomotif di Indonesia.
“Dan perjalanan ini belum berhenti di sini. Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan kembali hadir di GIIAS 2026 dengan rangkaian produk BMW dan MINI yang lebih lengkap, termasuk debut BMW iX3 terbaru, model pertama yang dibangun di atas platform Neue Klasse dan menjadi awal dari era baru BMW secara global,” tutup Peter dengan optimis.
Dengan penggabungan antara kekuatan material karbon ringan Carbon Fibre Reinforced Plastic (CFRP) dan teknologi digital Curved Display termutakhir, kehadiran lini terbaru ini menegaskan bahwa kecepatan bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah seni kendali murni yang merajai jalanan.












