AUTOINDO.ID, JAKARTA–Fleksibilitas kini menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam memilih kendaraan. Tidak hanya hemat energi, kendaraan modern juga dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi perjalanan, mulai dari aktivitas harian di perkotaan hingga perjalanan jarak jauh antardaerah. Di tengah perkembangan kendaraan listrik yang terus meningkat, masyarakat Indonesia masih membutuhkan solusi mobilitas yang memberikan rasa aman, efisien, sekaligus nyaman digunakan dalam berbagai situasi.
Melihat kebutuhan tersebut, BYD menghadirkan teknologi Dual Mode (DM) di Indonesia. Teknologi ini menggabungkan sistem kendaraan listrik dan hybrid dalam satu kendaraan dengan pendekatan electric-first, sehingga tetap mengutamakan pengalaman berkendara khas mobil listrik yang halus, senyap, dan responsif, namun tetap fleksibel untuk perjalanan jarak jauh.
Kehadiran teknologi DM menjadi langkah penting di tengah pertumbuhan kendaraan energi baru atau New Energy Vehicles (NEV) di Indonesia. Data pasar menunjukkan adopsi kendaraan listrik terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Namun, tantangan geografis Indonesia yang luas dan infrastruktur pengisian daya yang masih berkembang membuat sebagian masyarakat masih mempertimbangkan kendaraan dengan fleksibilitas lebih tinggi.
Melalui teknologi ini, BYD mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan kendaraan yang efisien sekaligus praktis digunakan di berbagai kondisi perjalanan. Sistem DM memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik saat digunakan di area perkotaan untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih hemat dan nyaman. Sementara untuk perjalanan luar kota, sistem akan mengombinasikan tenaga listrik dan mesin agar perjalanan tetap optimal tanpa khawatir soal jarak tempuh.

“Industri otomotif global saat ini tengah memasuki fase transformasi besar menuju era New Energy Vehicles (NEV). Di tengah perubahan struktur energi global, tantangan lingkungan, serta kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang, BYD percaya bahwa teknologi yang benar-benar bernilai tidak hanya hadir sebagai inovasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutur Liu Xueliang, Vice President of BYD Co., Ltd. General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division.
Tidak hanya fokus pada teknologi, BYD juga membawa filosofi G.A.S.S., yakni Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Filosofi ini menggambarkan karakter kendaraan DM yang dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat Indonesia yang dinamis dan beragam.
“Melihat kembali perjalanan di tahun 2024, BYD mengambil peran terdepan dalam mencatatkan sejarah baru perkembangan NEV di Indonesia melalui perluasan pasar kendaraan listrik dan peningkatan penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru secara lebih masif,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.
Melalui teknologi Dual Mode, BYD tidak hanya menghadirkan inovasi kendaraan, tetapi juga membuka peluang baru bagi masa depan mobilitas Indonesia yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan.












