AUTOINDO.ID, KLATEN–Sirkuit Bokong Semar, Klaten, Jawa Tengah menjadi saksi bisu keperkasaan mesin asal Italia pada ajang Kejuaraan Internasional dan Kejuaraan Nasional Motocross 2026 Round 6 (23/8). PT Ducati Energi Nusantara melalui jajaran pembalap andalannya berhasil menyapu bersih tiga podium tertinggi kelas MX1 Nasional sekaligus mengunci empat tempat di enam besar kelas MX1 Internasional.
Dominasi ini dibangun dari kombinasi aksi empat ksatria Ducati: Diva Ismayana dan Hilman Maksum dari Ducati MX Team Indonesia, M Zidane (No Limit Racing Team), serta pembalap Thailand Witsarut Salangam (Montana MX Team).
Persaingan sengit langsung membara sejak Race 1. M Zidane sempat memimpin jalannya balapan secara agresif sebelum sempat terjatuh menjelang lap akhir dan finis di posisi kedua. Diva Ismayana dan Witsarut Salangam menyusul ketat di posisi ketiga dan keempat, sementara Hilman Maksum finis kedelapan setelah berjuang dari posisi bawah. Drama berlanjut pada Race 2 ketika insiden mendarat di udara memaksa Zidane masuk ke pit lane. Di tengah ketegangan tersebut, Witsarut Salangam tampil konsisten meraih posisi kedua, diikuti Diva di posisi ketiga, Hilman di posisi keenam, dan Zidane yang pantang menyerah menyusul di posisi ketujuh.

Secara akumulasi poin MX1 Internasional, Witsarut (40 poin) dan Diva (40 poin) sukses mengamankan peringkat kedua dan ketiga, disusul Zidane (36 poin) di posisi keempat dan Hilman (28 poin) di posisi keenam. Sementara pada kelas MX1 Nasional, Ducati tampil tanpa tanding: Diva Ismayana keluar sebagai juara pertama (47 poin), M Zidane sebagai runner-up (43 poin), dan Hilman Maksum mengunci podium ketiga (36 poin).
Jimmy Budhijanto, Team Principal Ducati MX Team Indonesia mengapresiasi pencapaian ini, “Saya cukup bersyukur dengan hasil di Klaten. Empat Ducati Desmo450 MX dari tiga tim berbeda mampu berada di enam besar kelas MX1 Internasional, bahkan bersaing langsung di barisan depan sepanjang race. Ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang kecepatan dan kemampuan para pembalap Ducati untuk menghadapi persaingan internasional.”
Senada dengan sang Team Principal, Diva Ismayana mengungkapkan pandangannya usai laga, “Persaingan di kelas internasional kali ini sangat ketat, jadi bisa finis di posisi ketiga Race 1 dan Race 2 tentu menjadi hasil yang positif. Kami menunjukkan bahwa Ducati Desmo450 MX punya pace untuk bertarung di barisan depan.”
Hilman Maksum juga membagikan pengalamannya setelah sempat terlibat insiden, “Perjuangan kali ini memang tidak mudah karena banyak pembalap dengan level dan pengalaman yang sangat tinggi. Setelah mengalami insiden di awal Race 2, saya mencoba untuk tetap tenang dan fokus dengan balapan saya sendiri.”
Meski diterpa nasib kurang beruntung, M Zidane tetap mengambil sisi positif, “Secara keseluruhan, saya merasa performa kami sangat bagus di Klaten. Saya bisa memimpin Race 1 dan Race 2… Saya kecewa dengan hasil akhirnya, tetapi saya juga melihat sisi positifnya karena kami sudah menunjukkan bahwa Ducati bisa bertarung untuk kemenangan.”
Rider asal Thailand, Witsarut Salangam, menutup dengan apresiasi penuh, “Weekend ini berjalan cukup baik buat saya. Persaingan di kelas MX1 Internasional sangat kuat, dan bertarung bersama tiga pembalap Ducati lainnya membuat balapan semakin menarik.”












