AUTOINDO.ID, KARAWANG–Karawang Plant, pabrik ban yang menjadi ikon inovasi industri, berhasil mencatat sejarah dengan meraih PROPER Peringkat Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada 2025. Sementara itu, Bekasi Plant juga menorehkan prestasi dengan memperoleh PROPER Peringkat Hijau, menunjukkan kinerja lingkungan yang sangat baik dan patuh pada regulasi. Prestasi ini mengukuhkan Bridgestone Indonesia sebagai pelopor kepatuhan lingkungan di sektor manufaktur ban.
PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan Bridgestone E8 Commitment, pilar keberlanjutan perusahaan. “Kami mengapresiasi penghargaan dari pemerintah melalui KLH atas aksi nyata kami dalam program keberlanjutan serta pengelolaan lingkungan pada 2025 lalu. PROPER Peringkat Emas ini menjadi kado paling indah karena bertepatan dengan ulang tahun emas atau 50 tahun Bridgestone hadir di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik di masa depan,” tutur Presiden Direktur Mukiat Sutikno.
KLH menilai Bridgestone Indonesia konsisten mengelola dampak lingkungan secara efektif, mulai dari pengelolaan sisa produksi, pengurangan polusi, penggunaan energi terbarukan, hingga upaya konservasi yang terukur. Pencapaian PROPER Emas untuk Karawang Plant merupakan hasil beyond compliance, setelah dua tahun berturut-turut meraih PROPER Hijau pada 2023 dan 2024. Bekasi Plant pun mempertahankan prestasinya dengan PROPER Hijau untuk kedua kalinya.
Inovasi juga menjadi kunci. Di Karawang, Bridgestone menerapkan Centralized Maintenance Energy Monitoring System (CMEMS) berbasis SCADA IoT untuk mengendalikan operasional unit Mixing, hotspot emisi terbesar. Hasilnya, konsumsi energi turun dari 6,20 GWh/tahun menjadi 4,90 GWh/tahun, dan emisi Gas Rumah Kaca berkurang 475,92 ton CO2e per tahun tanpa memindahkan dampak lingkungan ke proses lain.
Di bidang sosial, program RISE (Reforestation, Innovation and Sanggabuana Empowerment) menorehkan prestasi di Hutan Sanggabuana, Jawa Barat, melalui restorasi ekosistem dan pemantauan pohon berbasis teknologi Biotagging dan Avenza Map. Program ini memberikan manfaat bagi 1.159 orang, termasuk transformasi mantan pemburu liar menjadi Sanggabuana Wildlife Ranger, serta mendorong ekonomi lokal Desa Cinta Laksana dengan transaksi Rp 58 juta dari hasil hutan non-kayu.
Bekasi Plant mendukung keselamatan jalan melalui Road Safety School Program (RSSP) di SMPN 2 Bekasi, mendidik pelajar tentang rambu, perilaku aman, dan infrastruktur lalu lintas.
Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, “PROPER bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif. PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.”
Dengan kombinasi inovasi teknologi, kepedulian sosial, dan komitmen lingkungan, Bridgestone Indonesia membuktikan bahwa keberlanjutan bukan sekadar target, melainkan praktik nyata yang berdampak luas bagi masyarakat dan bumi.












