AUTOINDO.ID, JAKARTA–Ketangguhan keterampilan otomotif generasi muda Indonesia kembali diuji dalam ajang bergengsi yang mempertemukan ribuan siswa terbaik dari seluruh penjuru negeri. Tekiro Mechanic Competition 2026 se-Indonesia menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan sebagai jalur strategis mencetak tenaga kerja siap pakai yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Dalam kompetisi inilah, kualitas, ketelitian, dan ketangguhan mental para siswa SMK ditempa secara nyata mendekati standar industri.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Tekiro ini mencapai puncaknya pada April 2026 di Jakarta, setelah melalui proses seleksi panjang dan ketat. Lebih dari 89 ribu siswa dari 544 SMK turut ambil bagian, menjadikan ajang ini sebagai salah satu kompetisi otomotif terbesar di Indonesia. Dari ribuan peserta tersebut, hanya 10 sekolah terbaik yang berhasil melaju ke babak final, menandakan tingginya standar yang diterapkan dalam setiap tahapan seleksi.
Tidak sekadar adu keterampilan, kompetisi ini dirancang sebagai sarana evaluasi kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja sesungguhnya. Para finalis diuji melalui berbagai tantangan teknis, mulai dari sistem kelistrikan, diagnosis mesin, hingga teknologi kendaraan terkini. Penilaian dilakukan secara objektif oleh juri profesional dari kalangan industri dan akademisi, memastikan hasil yang kredibel dan berkualitas.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme dan keahlian yang ditunjukkan oleh para siswa tahun ini. Kualitas para finalis mencerminkan bahwa sinergi antara dunia industri dan SMK telah berjalan di jalur yang tepat. Tekiro berkomitmen untuk terus mencetak mekanik-mekanik handal yang memiliki disiplin, pengetahuan teknis yang luas, serta karakter juara yang dibutuhkan oleh industri,” tutur Stephanus Santoso, Wakil Direktur PT Altama Surya Anugerah, sebagai pemegang merk Tekiro.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang mendapatkan hadiah bernilai ratusan juta rupiah, termasuk perlengkapan bengkel profesional yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas praktik di sekolah. Lebih dari itu, peluang masa depan juga terbuka lebar, dengan akses langsung ke dunia kerja maupun pendidikan lanjutan di institusi ternama.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan para sponsor seperti Bengkel Internasional B-Quik, Planet Ban, Oli X-Ten, Seiken Pelumas Mesin serta institusi pendidikan Politeknik ATMI Cikarang dan Politeknik Negeri Semarang,” ujar Roy Njotodirjo, Ketua Panitia Tekiro Mechanic Competition 2026.
Adapun para pemenang tahun ini adalah SMK Negeri 4 Jakarta sebagai juara pertama, disusul SMK Negeri 1 Magelang dan SMK Negeri 1 Purworejo. Prestasi ini menjadi simbol bahwa masa depan industri otomotif Indonesia berada di tangan generasi muda yang terampil dan siap bersaing di tingkat global.












