AUTOINDO.ID, KOREA SELATAN–Risiko kebakaran ekstrem yang selama ini mempertaruhkan nyawa petugas kini mulai dijawab dengan teknologi tanpa awak. Di tengah meningkatnya kompleksitas bencana dan tingginya angka cedera petugas, inovasi menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi pilihan.
Hyundai Motor Group mengambil langkah konkret dengan mendonasikan empat Robot Pemadam Kebakaran Tanpa Awak kepada Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan pada 26 Februari 2026 di Seoul. Kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan respons atas fakta bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, 1.802 petugas pemadam kebakaran di Korea Selatan mengalami cedera atau gugur saat bertugas.
Dalam seremoni di National 119 Rescue Headquarters, Namyangju, Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung, menegaskan makna di balik inovasi tersebut.
“Para petugas pemadam kebakaran yang bergegas menghadapi bahaya tanpa ragu untuk menyelamatkan nyawa mengingatkan kita pada nilai-nilai yang harus dijunjung masyarakat. Bersama Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan, kami mengembangkan Robot Pemadam Kebakaran Tanpa Awak untuk menjaga ‘keselamatan’ yang selama ini mereka kawal. Robot yang kami donasikan ini merupakan perwujudan teknologi inti Hyundai Motor Group yang menghadirkan bentuk mobilitas baru yang berlandaskan filosofi kami, yakni ‘teknologi yang menyelamatkan nyawa’,” ujarnya.

Robot ini dikembangkan berbasis kendaraan listrik tanpa awak multifungsi HR-Sherpa milik Hyundai Rotem. Dirancang untuk memasuki area bersuhu hingga 800°C, sistem penyemprotan otomatisnya mampu menjaga suhu internal tetap stabil di kisaran 50–60°C. Dilengkapi water cannon, kamera sensor inframerah, serta kendali jarak jauh berbasis video real-time, robot ini dapat melakukan pemadaman tahap awal, menjangkau bangunan berisiko runtuh, hingga memeriksa area beracun sebelum tim manusia masuk.
“Kami harap, robot ini bisa dipercaya untuk memasuki lokasi berbahaya demi membantu menjaga keselamatan petugas pemadam kebakaran. Saat Rumah Sakit Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan mulai beroperasi pada Juni mendatang, kami juga akan mendukung penyembuhan petugas pemadam kebakaran melalui donasi kendaraan dan peralatan rehabilitasi. Hyundai Motor Group akan terus menyediakan teknologi dan dukungan yang dibutuhkan agar petugas pemadam kebakaran dapat menjalankan misinya di lingkungan yang lebih aman,” tambah Euisun Chung.
Dua unit telah beroperasi di Capital dan Yeongnam 119 Special Rescue Units, sementara dua lainnya segera ditempatkan di Provinsi Gyeonggi dan Chungnam.
Acting Commissioner Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan, Seung-ryong Kim, menilai langkah ini sebagai awal perubahan besar.
“Inisiatif ini menjadi langkah awal dari pergeseran paradigma yang akan mendefinisikan ulang respons bencana. Kami akan terus aktif menghadirkan teknologi canggih di lapangan melalui kolaborasi inovatif dengan sektor swasta, termasuk Hyundai Motor Group sebagai pemimpin mobilitas global,” ungkapnya.
Teknologi ini bukan menggantikan keberanian manusia, melainkan memastikan keberanian itu tidak lagi harus dibayar dengan nyawa.












